Peralatan Untuk Membuat Komik (Bagian 1)

Minggu, 17 Mei 2009 0 komentar

Pakai alat apa aja sih untuk membuat komik? Pertanyaan ini sering muncul di forum-forum atau talkshow tentang komik, dan saya termasuk salah satu orang yang pernah menanyakannya, penasaran, berburu dan mencoba berbagai macam peralatan tersebut. Setelah mencoba banyak peralatan, jujur saja, tidak semua alat pas, walaupun itu rekomendasi komikus kawakan sekalipun, intinya semua tergantung pada selera kamu dalam menggunakannya. Untuk memudahkan pencarian dan rujukan, disini juga disebutkan beberapa merek yang umum ditemui beserta karakteristik dan harganya, jadi kamu bisa menyesuaikan dengan kondisi kantong .
Pada akhirnya membuat komik layaknya menulis tulisan, kita bisa mencoba berbagai gaya tapi akhirnya kita cenderung pada satu atau dua gaya tertentu. Tapi.. tidak ada salahnya untuk mencoba, untuk mencari karakter alat yang paling pas dengan gaya gambar dan gaya bercerita kamu. So, Selamat berburu, mencoba dan berkarya

Kertas
Ukuran Kertas
Pada pembuatan komik, gambar yang kamu buat sebaiknya lebih besar dari hasil jadi komikmu nanti. Hal ini agar gambar kamu akan terlihat lebih rapih dan rinci saat jadinya nanti. Pengecilan yang biasanya dipakai sebagai berikut :
Diperbesar 125%
Diperbesar 133%
Diperbesar 166%
Oke contohnya seperti ini:
kamu ingin membuat komik untuk ukuran komik Jepang yang biasa kita temui.
Ukuran Komik 11,5 X 17,5 cm, jadi kertas kerja kamu berukuran 14,4 x 21,9 cm, atau 15,3 x 23,3 cm, atau 19 x 29 cm.
Sedang untuk komik Amerika dengan ukuran komik 17 x 25,5 cm, ukuran kertas kerja kamu 21,3 x 31,9 cm atau 22,6 x 34 cm atau 28,2 x 42,3 cm.
Saat membeli kertas ada beberapa ukuran yang sering diberi kode, untuk memudahkan mengukurnya ini sebagian ukuran yang mudah ditemukan di toko:
A4 : 21x29,7 cm
A3 : 29,7x42 cm
A2 : 42x59,4 cm
F4 : 21x33 cm
Kalau ukuran perbesarannya masih dibawah kertas yang kamu pakai, kamu bisa memotongnya atau membuat garis untuk bagian yang tidak terpakai. Sebagian orang membeli kertas dalam ukuran besar (A2 atau A3) dan memotong-motong sesuai ukuran kertas kerjanya.

Jenis Kertas
Pada intinya kertas apapun dapat digunakan untuk membuat komik, termasuk kertas fotocopy yang mudah kita temukan di toko-toko buku. Kertas fotocopy 80gr sudah memadai, apabila ingin yang lebih nyaman dan tidak blobor saat ditinta bisa mencoba kertas fotocopy 100 gr. Kertas ini agak sulit dicari dan harganya lebih mahal dari kertas 80gr. Untuk 80gr 1 rimnya (500 lembar) seharga 20ribu-an, dan untuk 100gr sekitar 40 ribuan. Beberapa orang ada juga yang menggunakan kertas manila 120gr (seperti buku gambar). Bagi yang menginginkan ‘lebih’, bisa juga menggunakan kertas khusus untuk komik (yang sudah ada outlinenya) atau drawing paper/ watercolour paper dll tapi harga kertas ini agak mahal terutama kalau komik yang akan dibuat berhalaman banyak.


Pensil

Jenis pensil sangat bergantung dari selera kamu dalam menggambar, dan tentu saja tidak ada pilihan yang salah dalam memilih pensil. Ada dua jenis pensil yang biasa dipakai, pensil bergagang kayu dan pensil mekanik. Pensil kayu memiliki beberapa keunggulan antara lain mudah didapatkan, harganya relatif murah, ketebalan garis dan kepekatan bisa bervariasi (HB-6B) dan garis lebih ekspresif, tapi sebagian orang agak malas dengan ujung pensil yang harus diraut setiap kali tumpul. Pensil mekanik memiliki kelebihan pada mata pensil yang selalu runcing, ini sangat membantu bagi yang menyukai detail dan kerapihan dalam menggambar. Harganyapun tidak terpaut jauh dari pensil kayu (apabila dipergunakan dalam waktu lama) dan ada juga variasi kepekatan (HB-2B), ukuran (0,5-0,7) dan warna (biru, hijau dll) dari isi pensil mekanik (leads) itu. Saran penting, pergunakan pensil yang nyaman kamu gunakan terutama untuk jangka waktu lama, disarankan gagang yang permukaannya tidak licin. Satu hal yang menarik, pensil yang nyaman tidak selalu yang mahal, pensil mekanik yang lumayan nyaman dan saya pakai saat ini adalah Staedtler Graphite 777 0,5 dan Faber Castell Grip Matic 0,5 kamu bisa dapatkan dengan harga Rp 8.000 –Rp 12.000 an.
Info: Pensil Biru?
Sebagian orang, terutama diluar negeri biasa menggunakan pensil khusus berwarna biru dalam menggambar (bukan pensil warna). Pensil ini biasa dipakai untuk membuat sketsa pada saat meninta nantinya. Warna biru ini nantinya akan dihilangkan pada saat pengolahan gambar dengan menghilangkan channel warna biru, sehingga garis sketsa tadi tidak muncul saat komik itu dicetak.

Penghapus
Semua penghapus yang empuk dan tidak meninggalkan jejak hitam. Saat ini saya menggunakan penghapus yang lumayan nyaman, merek Mileno 4B.

Penggaris
Penggaris yang umum dipakai adalah penggaris lurus, untuk semua garis lurus dan penggaris siku untuk memudahkan membuat panel komik. Ada pula penggaris lengkung, penggaris bertemplates, dan flexible curve untuk garis yang lebih aneh-aneh lagi. Penggaris merek apapun biasanya tidak terlalu bermasalah, penggaris merek butterfly sudah cukup dan harganya pun murah, tapi kadang penanda cm-nya mudah terkelupas. Bila ingin berinvestasi jangka panjang, dapat membeli penggaris merek Rotring, penanda ukurannya tidak mudah terkelupas dan lebih nyaman digunakan.